Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » SONO Hotels & Resorts Asia Menandatangani Perjanjian untuk SONO Felice Bali Canggu, Memperluas Portofolio Lifestyle di Indonesia

SONO Hotels & Resorts Asia Menandatangani Perjanjian untuk SONO Felice Bali Canggu, Memperluas Portofolio Lifestyle di Indonesia

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar

Bali, Indonesia – 13 Mei 2026 – SONO Hotels & Resorts Asia telah menandatangani Perjanjian Manajemen Hotel (Hotel Management Agreement/HMA) dengan PT Nelayan Development SPV untuk SONO Felice Bali Canggu, sebuah hotel lifestyle upper upscale berkapasitas 90 kamar yang dijadwalkan dibuka pada Juli 2028. Penandatanganan ini menandai langkah strategis berikutnya dalam ekspansi SONO di Indonesia, sekaligus memperkuat fokusnya pada destinasi-destinasi berpotensi tinggi di Asia Tenggara.

Berlokasi di Jalan
Nelayan, hanya beberapa menit dari Pantai Batu Bolong, hotel ini berada di
jantung Canggu—salah satu destinasi lifestyle paling diminati di Bali, yang
dikenal dengan budaya selancar, energi kreatif, dan ragam kuliner yang semarak.

SONO Felice Bali
Canggu dirancang sebagai hunian modern yang memadukan konsep residensial dan
hospitalitas, untuk memenuhi kebutuhan tamu jangka pendek maupun jangka panjang.
Konsep ini mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap akomodasi yang
fleksibel dan berorientasi desain, dengan daya tarik khusus bagi para digital
nomad dan generasi baru wisatawan global.

SONO Felice adalah
merek lifestyle premium yang menawarkan pengalaman menginap ala residensial,
ditandai dengan keanggunan, kenyamanan, dan gaya hidup yang berkelas. Sebagai
debut pertamanya di Bali, merek ini menghadirkan pendekatan yang khas ke salah
satu destinasi lifestyle paling dinamis di Asia.

Jihong An, Senior
Vice President – Asia dari SONO Hotels & Resorts Asia, menyatakan, “Strategi
ekspansi kami didasarkan pada fundamental jangka panjang dan potensi destinasi
yang kuat. Canggu merupakan salah satu pasar lifestyle paling menarik di
kawasan ini, dan hotel ini mencerminkan fokus kami dalam menyelaraskan produk,
lokasi, dan visi mitra untuk menghasilkan kinerja yang berkelanjutan.”

Proyek ini akan
menampilkan empat bangunan dengan arsitektur yang berbeda-beda, terinspirasi
dari unsur Air, Api, Udara, dan Tanah, menciptakan identitas desain yang kuat.
Tamu dapat menikmati pemandangan laut, makan malam di rooftop, serta berbagai
layanan personal termasuk layanan butler pribadi.

“Canggu terus
berkembang sebagai salah satu destinasi paling diminati di Bali. Bersama SONO
Hotels & Resorts Asia, kami memiliki mitra yang memahami cara menerjemahkan
potensi ini menjadi konsep hospitalitas yang khas,”
ujar Ahti Kiili,
Direktur Utama PT Nelayan Development SPV.

Mencerminkan
pergeseran menuju perjalanan yang lebih fleksibel dan berorientasi gaya hidup,
SONO Felice Bali Canggu dirancang untuk menawarkan keseimbangan sempurna antara
desain, kenyamanan, dan koneksi dengan destinasi.

Evan Burns, Area
Vice President – Indonesia dari SONO Hotels & Resorts Asia, menambahkan, “Proyek
ini dirancang sesuai dengan cara orang bepergian saat ini; fleksibel,
berorientasi desain, dan terhubung dengan destinasi, sambil tetap setia pada
energi khas Canggu.”

Dengan lokasi yang
strategis dan positioning yang jelas, SONO Felice Bali Canggu siap menjadi
tambahan yang signifikan dalam segmen hospitalitas upper upscale Bali.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

    Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. “ALPEN RUN,” sebuah merek komunitas lari baru yang diluncurkan oleh Alpen, akan membuka toko pertamanya di Taman Meiji Metropolitan Tokyo pada hari Jumat, 24 April.

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Perusahaan ritel peralatan olahraga Alpen Co., Ltd. melangkah lebih jauh dari kerangka ritel tradisional untuk membangun merek baru “ALPEN RUN,” yang menawarkan pengalaman lari dan komunitas. Sebagai pusat pertama yang mencerminkan filosofi merek tersebut, “ALPEN RUN MEIJI PARK” akan dibuka pada hari Jumat, 24 April 2026, di dalam Taman Meiji Metropolitan Tokyo, bersebelahan dengan Stadion […]

  • Telkom AI Center Dukung Integrasi AI Untuk Pekerja Gig Melalui Webinar Gig Economy Talks

    Telkom AI Center Dukung Integrasi AI Untuk Pekerja Gig Melalui Webinar Gig Economy Talks

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 Februari 2026 — Telkom AI Center Jakarta mengajak para gig worker Indonesia untuk memahami peran kecerdasan buatan (AI) dalam memperluas peluang kerja melalui webinar “Gig Economy Talks: Power Up Your AI Skills”. Webinar ini merupakan bentuk dukungan dalam membekali pekerja gig dengan pemahaman mengenai dinamika pasar kerja di era Gig Economy serta strategi pemanfaatan […]

  • Kupe dan Aotearoa: Perayaan Waitangi Day yang Penuh Makna di New Zealand School Jakarta

    Kupe dan Aotearoa: Perayaan Waitangi Day yang Penuh Makna di New Zealand School Jakarta

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 39
    • 0Komentar

    New Zealand School Jakarta dengan bangga menyelenggarakan Perayaan Waitangi Day yang meriah dan bermakna, mempertemukan seluruh komunitas sekolah dalam sebuah perayaan budaya yang penuh makna. Bertempat di Auditorium Rachmat Saleh LPPI, acara ini menampilkan pertunjukan kolaboratif bertajuk Kupe and the Adventure of Finding Aotearoa, yang dibawakan oleh para siswa dari jenjang Early Years , Primary, […]

  • Penjualan Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Capai Lebih dari 60 Persen

    Penjualan Tiket KA Angkutan Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Capai Lebih dari 60 Persen

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bandung (Jawa Barat), 10 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat perkembangan positif pada penjualan tiket kereta api untuk periode Angkutan Lebaran 2026. Hingga saat ini, minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api pada masa mudik dan arus balik Lebaran terlihat cukup tinggi, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari […]

  • Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi.  Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya.  Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik.  Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time.  “Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.  Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. […]

  • Akun Tiba-Tiba  Logout?  Waspadai  Modus  Penipuan Ini  yang Bisa Bikin Uangmu Terkuras

    Akun Tiba-Tiba Logout? Waspadai Modus Penipuan Ini yang Bisa Bikin Uangmu Terkuras

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Pernah mengalami akun aplikasi keuanganmu tiba-tiba logout, sementara nomor HP lama milikmu sebenarnya sudah tidak aktif? Di momen seperti itu, panik adalah reaksi yang natural. Tapi justru di situlah celah yang dimanfaatkan oleh penipu. Banyak korban tidak menyadari. Awalnya sekadar mencari bantuan, namun malah berujung kehilangan uang jutaan rupiah, atau bahkan tiba-tiba memiliki tagihan pinjaman […]

expand_less