Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Transisi Energi Butuh Mineral Kritis, MIND ID di Pusat Ekosistem

Transisi Energi Butuh Mineral Kritis, MIND ID di Pusat Ekosistem

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Percepatan transisi energi nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN) menempatkan sektor mineral dan batubara sebagai fondasi penting dalam mendukung pengembangan energi bersih.

Sekertaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Yudha menegaskan, peningkatan porsi energi surya dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) ke depan tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan mineral kritis yang menjadi komponen utama sistem energi masa depan.

“Kalau kita melihat peta transisi energi dalam PP KEN, energi surya akan mempunyai porsi sangat besar, PLTN juga signifikan pada 2060. Dengan begitu, mineral-mineral untuk baterai dan komponen pendukungnya ada di sektor Minerba. Itu mendukung langsung transisi energi,” ujar Satya.

Menurut dia, keterkaitan antara kebijakan energi nasional dan sektor minerba bersifat dua arah. Di satu sisi, mineral kritis seperti nikel, bauksit, tembaga hingga material ikutan menjadi bahan baku utama teknologi energi bersih. Di sisi lain, proses hilirisasi di sektor minerba sendiri membutuhkan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan.

“Smelter tidak mungkin berjalan tanpa listrik, apalagi ke depan kita berbicara listrik yang lebih hijau dan sustainable. Jadi sektor energi dan minerba ini saling menopang,” kata Satya.

Ia menambahkan, dalam skenario KEN terbaru, transisi energi tidak hanya berbicara mengenai bauran pembangkit, tetapi juga kesiapan rantai pasok mineral yang menopang teknologi energi bersih. Peningkatan kapasitas pembangkit energi surya, pengembangan PLTN, hingga sistem penyimpanan energi akan meningkatkan kebutuhan terhadap mineral strategis yang selama ini dikelola sektor pertambangan nasional.

“Agenda kita adalah agenda transisi. Kalau energi surya porsinya besar, kalau PLTN masuk signifikan, maka kebutuhan mineral untuk baterai, kabel, komponen listrik, itu otomatis meningkat. Artinya sektor Minerba berada di jantung ekosistem transisi,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, peran holding industri pertambangan seperti MIND ID menjadi krusial. Sebagai entitas yang membawahi sejumlah BUMN tambang strategis, MIND ID dinilai memiliki posisi sentral dalam memastikan ketersediaan dan pengolahan mineral kritis guna mendukung transformasi energi nasional.

Satya menegaskan, keberhasilan kebijakan energi nasional tidak bisa dilepaskan dari kesiapan industri dalam menyediakan bahan baku strategis sekaligus menjalankan hilirisasi bernilai tambah.

“Sehebat apa pun skenario energi nasional, itu tidak lepas dari supply dan demand. Siapa yang men-supply? Siapa yang memakai? Industri adalah pengguna energi terbesar sekaligus penyedia bahan baku penting bagi transisi. Karena itu kolaborasi antara pembuat kebijakan dan pelaku industri menjadi sangat penting,” katanya.

Ia menambahkan, Dewan Energi Nasional berperan merumuskan arah kebijakan, sementara implementasinya bergantung pada sinergi lintas sektor, termasuk industri minerba. Dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen dan komitmen menuju net zero emission 2060, penguatan ekosistem mineral kritis menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi ketahanan energi nasional.

“Transisi energi ini bukan hanya soal mengganti sumber energi, tetapi juga membangun fondasi industrinya. Dan di situlah peran sektor Minerba, termasuk MIND ID, menjadi strategis,” ujar Satya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembiayaan Investasi Tumbuh 46,85%, BRI Finance Perkuat Penyaluran Dana Produktif

    Pembiayaan Investasi Tumbuh 46,85%, BRI Finance Perkuat Penyaluran Dana Produktif

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 September 2026 – Kebutuhan dunia usaha untuk memperkuat kapasitas dan mendukung pengembangan bisnis masih menjadi salah satu ruang pertumbuhan bagi industri pembiayaan. Di tengah kondisi tersebut, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatat pertumbuhan pembiayaan investasi sebesar 46,85% secara tahunan (year on year/YoY) hingga Juni 2026. Pertumbuhan tersebut menunjukkan kinerja positif BRI Finance […]

  • Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia

    Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Salah satu perusahaan manajer investasi lokal independen dengan dana kelolaan terbesar di Indonesia, PT Syailendra Capital, resmi meluncurkan Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Peluncuran ini ditandai dengan seremoni opening bell di kantor BEI sekaligus bertepatan dengan perayaan 49 tahun pasar modal Indonesia. Peluncuran XSGO menjadi upaya aktif […]

  • The MINDJourney Upaya Ubah Stigma Industri Tambang

    The MINDJourney Upaya Ubah Stigma Industri Tambang

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 61
    • 0Komentar

    JAKARTA — Stigma negatif terhadap industri pertambangan masih kerap muncul di ruang publik. Banyak orang menilai sektor ini semata identik dengan kerusakan lingkungan atau konflik sosial, sementara praktik-praktik perbaikan, standar keberlanjutan, serta dampak ekonomi yang dirasakan sebagian komunitas tidak selalu terlihat utuh. Film dokumenter The MINDJourney karya Alenia Picture hadir untuk membuka ruang pemahaman yang […]

  • BRI Region 6 Salurkan 200 Paket Sembako Melalui Program CSR kepada Jemaat Gereja St. Paskalis

    BRI Region 6 Salurkan 200 Paket Sembako Melalui Program CSR kepada Jemaat Gereja St. Paskalis

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sebagai bentuk nyata komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, BRI Region 6 menyalurkan bantuan 200 paket sembako melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada jemaat Gereja St. Paskalis. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BRI untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui aksi kepedulian yang berkelanjutan. Penyaluran bantuan berlangsung dalam suasana penuh […]

  • Pengguna LRT Jabodebek April Tembus 2,9 Juta, Kian Jadi Pilihan Mobilitas Harian Masyarakat

    Pengguna LRT Jabodebek April Tembus 2,9 Juta, Kian Jadi Pilihan Mobilitas Harian Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Minat masyarakat terhadap LRT Jabodebek terus meningkat, tercermin dari capaian 2,91 juta pengguna pada April 2026—menjadi rekor tertinggi sejak beroperasi. Angka ini naik 16 persen dibanding Maret 2026 dan sekitar 40 persen dibanding April 2025. Peningkatan ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi, nyaman, dan memiliki kepastian waktu. LRT Jabodebek dinilai […]

  • Terapkan Future-Ready Governance, BRI Life Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026

    Terapkan Future-Ready Governance, BRI Life Raih Penghargaan Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Excellence Good Corporate Governance Award 2026 yang mengusung tema “Building Trust Through Future-Ready Governance”. Penghargaan ini menegaskan komitmen berkelanjutan BRI Life dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) sebagai fondasi utama dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan, transparan, akuntabel, dan berorientasi […]

expand_less