Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Transisi Energi Butuh Mineral Kritis, MIND ID di Pusat Ekosistem

Transisi Energi Butuh Mineral Kritis, MIND ID di Pusat Ekosistem

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Percepatan transisi energi nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN) menempatkan sektor mineral dan batubara sebagai fondasi penting dalam mendukung pengembangan energi bersih.

Sekertaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Yudha menegaskan, peningkatan porsi energi surya dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) ke depan tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan mineral kritis yang menjadi komponen utama sistem energi masa depan.

“Kalau kita melihat peta transisi energi dalam PP KEN, energi surya akan mempunyai porsi sangat besar, PLTN juga signifikan pada 2060. Dengan begitu, mineral-mineral untuk baterai dan komponen pendukungnya ada di sektor Minerba. Itu mendukung langsung transisi energi,” ujar Satya.

Menurut dia, keterkaitan antara kebijakan energi nasional dan sektor minerba bersifat dua arah. Di satu sisi, mineral kritis seperti nikel, bauksit, tembaga hingga material ikutan menjadi bahan baku utama teknologi energi bersih. Di sisi lain, proses hilirisasi di sektor minerba sendiri membutuhkan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan.

“Smelter tidak mungkin berjalan tanpa listrik, apalagi ke depan kita berbicara listrik yang lebih hijau dan sustainable. Jadi sektor energi dan minerba ini saling menopang,” kata Satya.

Ia menambahkan, dalam skenario KEN terbaru, transisi energi tidak hanya berbicara mengenai bauran pembangkit, tetapi juga kesiapan rantai pasok mineral yang menopang teknologi energi bersih. Peningkatan kapasitas pembangkit energi surya, pengembangan PLTN, hingga sistem penyimpanan energi akan meningkatkan kebutuhan terhadap mineral strategis yang selama ini dikelola sektor pertambangan nasional.

“Agenda kita adalah agenda transisi. Kalau energi surya porsinya besar, kalau PLTN masuk signifikan, maka kebutuhan mineral untuk baterai, kabel, komponen listrik, itu otomatis meningkat. Artinya sektor Minerba berada di jantung ekosistem transisi,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, peran holding industri pertambangan seperti MIND ID menjadi krusial. Sebagai entitas yang membawahi sejumlah BUMN tambang strategis, MIND ID dinilai memiliki posisi sentral dalam memastikan ketersediaan dan pengolahan mineral kritis guna mendukung transformasi energi nasional.

Satya menegaskan, keberhasilan kebijakan energi nasional tidak bisa dilepaskan dari kesiapan industri dalam menyediakan bahan baku strategis sekaligus menjalankan hilirisasi bernilai tambah.

“Sehebat apa pun skenario energi nasional, itu tidak lepas dari supply dan demand. Siapa yang men-supply? Siapa yang memakai? Industri adalah pengguna energi terbesar sekaligus penyedia bahan baku penting bagi transisi. Karena itu kolaborasi antara pembuat kebijakan dan pelaku industri menjadi sangat penting,” katanya.

Ia menambahkan, Dewan Energi Nasional berperan merumuskan arah kebijakan, sementara implementasinya bergantung pada sinergi lintas sektor, termasuk industri minerba. Dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen dan komitmen menuju net zero emission 2060, penguatan ekosistem mineral kritis menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi ketahanan energi nasional.

“Transisi energi ini bukan hanya soal mengganti sumber energi, tetapi juga membangun fondasi industrinya. Dan di situlah peran sektor Minerba, termasuk MIND ID, menjadi strategis,” ujar Satya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perluas Akses Investasi Aset Global Lewat Momentum Olahraga dan Gaya Hidup, Bittime Dukung Ancol Championship 2026

    Perluas Akses Investasi Aset Global Lewat Momentum Olahraga dan Gaya Hidup, Bittime Dukung Ancol Championship 2026

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 1 Juli 2026 – Hadirkan perluasan akses investasi aset kripto lewat momentum olahraga dan gaya hidup, Bittime, platform pedagang aset keuangan digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi sponsori Ancol Championship 2026. Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga, hiburan, dan investasi aset keuangan digital, Bittime melihat momentum ini sebagai peluang untuk memperkenalkan aset […]

  • Libur Lebaran 2026, Pengguna LRT Jabodebek Meningkat 33 Persen Dibanding 2025

    Libur Lebaran 2026, Pengguna LRT Jabodebek Meningkat 33 Persen Dibanding 2025

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mencatat peningkatan 33% pengguna selama libur Lebaran 2026, dengan 294.659 pengguna, berkat integrasi moda transportasi dan layanan yang optimal. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan jumlah pengguna LRT Jabodebek selama periode libur Lebaran tanggal 18–24 Maret 2026. Pada periode tersebut tercatat sebanyak 294.659 pengguna LRT Jabodebek. Jumlah ini meningkat sekitar 33 persen […]

  • Jawab Tren Investasi Emas, BRI-MI Luncurkan ETF Emas Syariah Pertama di Indonesia

    Jawab Tren Investasi Emas, BRI-MI Luncurkan ETF Emas Syariah Pertama di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 11
    • 0Komentar

    PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) resmi meluncurkan Reksa Dana Syariah BRI-MI Gold ETF Syariah dengan kode efek XDES, dalam rangkaian peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/8/2026). Jakarta, 10 Agustus 2026 — PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) resmi meluncurkan Reksa Dana Syariah BRI-MI Gold ETF Syariah dengan kode efek […]

  • Harga Emas Terseret Sentimen Global, Potensi Koreksi Masih Terbuka

    Harga Emas Terseret Sentimen Global, Potensi Koreksi Masih Terbuka

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini diperkirakan masih berada dalam tekanan, seiring kuatnya kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang belum berpihak pada penguatan logam mulia. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengungkapkan bahwa pasangan XAU/USD saat ini menunjukkan kecenderungan melanjutkan tren penurunan, setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Dari sisi teknikal, […]

  • Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

    Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PT Dupoin Futures Indonesia membangun sumur bor di Desa Cinta Raja, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai bagian dari program CSR “Sumatra Disaster Relief: Clean Water for Aceh Tamiang”. Program ini ditujukan untuk membantu warga terdampak bencana banjir dan longsor yang saat ini berada dalam fase rehabilitasi. Inisiatif ini menjangkau sekitar 300 kepala keluarga atau […]

  • Pelindo Multi Terminal Siap Antar Pemudik Pulang Kampung dengan Aman

    Pelindo Multi Terminal Siap Antar Pemudik Pulang Kampung dengan Aman

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Medan, Februari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, turut ambil bagian dalam Program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama Pelindo Group. Program bertajuk “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026” ini menjadi wujud komitmen BUMN dalam […]

expand_less