Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

Arsitek di Balik Layar: Selo Pangestu Imawan dan Agency yang Dibangunnya dalam Dua Tahun

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 27
  • comment 0 komentar

Ia menghabiskan sepuluh tahun membantu media besar merebut perhatian orang Indonesia. Lalu ia keluar, dan membangun sesuatu yang menjual keahlian itu kepada brand.

Ada satu pertanyaan yang hampir selalu muncul ketika sebuah brand tiba-tiba ramai dibicarakan di media sosial Indonesia: siapa yang mengatur ini? Jawabannya jarang sekali punya wajah. Industri yang menggerakkan percakapan publik di negara ini bekerja dengan cara yang membuat pelakunya nyaris tidak pernah terlihat.

Selo Pangestu Imawan adalah salah satu dari mereka. Bedanya, ia tidak keberatan menjelaskan cara kerjanya.

Sebagai Founder dan CEO Posthinks Agency, ia memimpin perusahaan yang dalam waktu kurang dari dua tahun sudah menangani nama-nama seperti Pertamina, Shopee, Telkom, OCBC, Unilever, dan BRI. Angka yang dipegangnya juga tidak kecil: jaringan lebih dari 100 ribu talent dan buzzer, 10 ribu jaringan media, serta 500 lebih content clipper.

Sepuluh tahun di dalam ruang mesin

Untuk memahami bagaimana Posthinks bisa berdiri dengan skala seperti itu sejak awal, jejak kariernya perlu dibaca lebih dulu. Ia melewati hampir seluruh babak perubahan media Indonesia dari dalam: Suara Merdeka Group, Kompas Gramedia, RWE Digital Agency, Okezone, kumparan, hingga Urbanasia Group, tempat ia menjabat Chief Sales & Marketing Officer.

Susunan itu bukan sekadar daftar pindah kerja. Ia berada di media cetak ketika distribusi adalah segalanya, di era portal ketika trafik menjadi mata uang, di ruang redaksi digital-native ketika algoritma mulai menggantikan peran editor, lalu di kursi komersial ketika pertanyaannya berubah menjadi bagaimana semua ini dibayar.

“Saya tidak pernah pindah industri. Yang saya lakukan cuma pindah posisi duduk, sampai akhirnya saya melihat seluruh ruangannya.”

Yang ia temukan dari kursi terakhir itulah yang jadi alasan Posthinks ada. Brand membutuhkan satu pihak yang memahami redaksi, algoritma, komunitas, dan target bisnis sekaligus. Yang tersedia di pasar, menurutnya, umumnya hanya menguasai satu atau dua di antaranya.

Taruhan yang diambil pada Januari 2025

Ia mendirikan Posthinks pada Januari 2025, meninggalkan posisi C-level yang sudah mapan. Keputusan yang, diakuinya sendiri, terdengar tidak masuk akal di atas kertas.

Yang membuatnya berani adalah satu hal yang tidak dimiliki kebanyakan agency baru: ia sudah punya jaringannya lebih dulu. Sepuluh tahun berpindah dari satu ruang redaksi ke ruang redaksi lain meninggalkan sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan modal awal — nomor telepon orang-orang yang memutuskan.

Yang bisa dibuktikan

Posthinks memposisikan diri sebagai 360° media-tech agency, dan menolak dinilai dari metrik yang biasa dipakai industri. Bukan jangkauan, melainkan hasil yang bisa dilacak.

Salah satu angka yang mereka bawa ke meja klien: tiga juta unique visitor per bulan untuk OCBC — yang menurut Selo datang bukan dari memperbanyak jumlah konten, melainkan dari membenahi struktur dan otoritasnya.

“Reach itu angka yang enak dipresentasikan dan hampir tidak pernah menjelaskan apa pun soal penjualan.”

Ke mana ia melihat

Taruhan berikutnya sudah ia pasang: pergeseran dari mesin pencari ke mesin penjawab. Ketika semakin banyak orang bertanya langsung kepada AI alih-alih mengetik kata kunci, pekerjaan berubah dari merebut peringkat menjadi merebut kutipan.

Ia menyebut lima tahun ke depan akan ditentukan oleh tiga hal yang saling mengunci: SEO yang berevolusi, AI yang masuk ke alur kerja harian, dan data perilaku yang akhirnya benar-benar dipakai untuk mengambil keputusan.

Sampai di sana, ia tetap memilih bekerja dari balik layar. Yang berubah hanya satu: kali ini ia bersedia menjelaskan apa yang dikerjakannya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pahami Peran Gizi Seimbang dan Gula bagi Tubuh sebagai Kunci Energi Selama Puasa

    Pahami Peran Gizi Seimbang dan Gula bagi Tubuh sebagai Kunci Energi Selama Puasa

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta, 10 Maret 2026 – Selama bulan Ramadhan, banyak orang mengeluhkan tubuh terasa lemas, mengantuk, dan sulit berkonsentrasi saat menjalani aktivitas sehari-hari. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh orang dewasa yang bekerja, tetapi juga oleh anak-anak yang tetap menjalani kegiatan belajar di sekolah. Salah satu penyebab yang kerap terjadi adalah pola makan sahur yang kurang […]

  • Wujudkan Perjalanan Aman dan Amanah, KAI Divre I Sumut Pastikan Seluruh Barang Tertinggal Kembali ke Penumpang

    Wujudkan Perjalanan Aman dan Amanah, KAI Divre I Sumut Pastikan Seluruh Barang Tertinggal Kembali ke Penumpang

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle editor News
    • visibility 98
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara membuktikan komitmennya sebagai moda transportasi yang aman dengan keberhasilan mengembalikan seluruh barang tertinggal milik penumpang sepanjang tahun 2025.   “Sepanjang tahun 2025, KAI Divre I Sumatera Utara mengamankan 14 laporan barang tertinggal senilai Rp40.550.000 dan seluruhnya telah kembali ke tangan pemiliknya tanpa kekurangan satu apa […]

  • Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau

    Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar di 2025 di Tengah Tantangan pada Industri Tembakau

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 57
    • 0Komentar

    PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/BEI: HMSP) hari ini mengumumkan hasil kinerja tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), dengan mencatatkan volume penjualan sebanyak 79,4 miliar batang, serta berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri hasil tembakau Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 30,7%. JAKARTA, 18 Mei 2026 – PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/BEI: […]

  • Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

    Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, 7 Mei 2026 – Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja asal Tiongkok menegaskan bahwa perlindungan industri baja domestik kini menjadi langkah strategis di tengah tekanan baja murah di pasar global. Kebijakan tersebut dinilai sebagai respons tegas terhadap lonjakan impor yang menggerus pasar domestik dan menekan […]

  • Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital

    Telkom AI Center of Excellence Dukung Peluncuran Program Gig Economy, Perkuat Peran AI dalam Pengembangan Talenta Digital

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Telkom AI Center of Excellence menegaskan komitmennya dalam mendukung peluncuran Program Gig Economy melalui penguatan peran kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing talenta digital Indonesia di tengah transformasi ekonomi berbasis proyek dan teknologi. Bandung, 29–30 Januari 2026 — Rangkaian kegiatan Program Gig Economy yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik […]

  • 5 Tips Membangun Hubungan dengan Calon Klien di Online Meeting Pertama

    5 Tips Membangun Hubungan dengan Calon Klien di Online Meeting Pertama

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 30
    • 0Komentar

    First meeting atau pertemuan pertama dengan calon klien menjadi momen penting dalam membangun hubungan bisnis. Kesan yang terbentuk pada pertemuan pertama dapat memengaruhi bagaimana calon klien melihat bisnis Anda dan mempertimbangkan kerja sama selanjutnya. Namun, melakukan meeting pertama dengan calon klien secara online memiliki tantangan tersendiri. Dibandingkan dengan pertemuan face-to-face, komunikasi secara online membuat Anda […]

expand_less