Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional

RPN, Anak Usaha Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Riset dan Inovasi untuk Dukung Swasembada Gula Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar

Jakarta – PT Riset Perkebunan Nusantara memperkuat perannya sebagai pusat riset dan inovasi perkebunan dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) untuk mendukung percepatan swasembada gula nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Riset dan Inovasi Komoditas Tebu serta Pemanfaatan Hasilnya bersama PT Sinergi Gula Nusantara dan PT Triasindo Agro Sejahtera, yang dilaksanakan di Gedung Graha Nusa Tiga – Head Office Jakarta.

Kerja sama trilateral ini menjadi langkah strategis untuk mempertemukan kekuatan riset, industri, dan implementasi lapangan dalam menjawab berbagai tantangan pengembangan komoditas tebu nasional sekaligus memperkuat kolaborasi dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group).

Penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh Mayjen TNI Helda Risman, Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Politik; Francisco Richard, Direktur Utama PT Triasindo Agro Sejahtera; Dimas Eko Prasetyo, Direktur Strategi dan Sustainability PT Sinergi Gula Nusantara; serta Dr. Iman Yani Harahap, Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara.

Kerja sama ini menjadi semakin strategis seiring dengan arahan Presiden Republik Indonesia pada Juli 2026 mengenai percepatan swasembada gula nasional. Saat ini, impor gula masih berada di atas 50 persen, sementara kebutuhan gula nasional diperkirakan mencapai hampir 550 ribu hektare ekuivalen kebutuhan lahan.

Dalam konteks tersebut, peningkatan produksi tidak hanya bergantung pada perluasan lahan, tetapi juga pada strategi peningkatan produktivitas lahan yang sudah ada, baik dari sisi kuantitas (quantity base) maupun kualitas (quality base).

Mayjen TNI Helda Risman menekankan pentingnya membangun ekosistem pergulaan nasional yang mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani.

“Kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan gula nasional idealnya dapat dicapai tanpa harus membuka lahan baru dalam skala yang terlalu besar. Yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan lahan yang sudah ada,” ujarnya.

Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, SGN akan melaksanakan demonstration plot di tiga wilayah, yakni Lampung Utara/Bungamayang, Kendal-Jawa Tengah, dan Lumajang, dengan menerapkan dua metode tanam, yaitu Plant Cane dan Ratoon.

Dimas Eko Prasetyo, Direktur Strategi dan Sustainability SGN, mengatakan inovasi berkelanjutan menjadi bagian penting dari strategi perusahaan, khususnya dalam menghadapi perluasan pengelolaan lahan tebu SGN.

“SGN saat ini menguasai sekitar 60 ribu hektare dan ke depan, setelah proses spin-off rampung, penguasaan lahan ditargetkan mencapai hampir 80 ribu hektare yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, diperlukan inovasi dan praktik budidaya yang dapat direplikasi serta memberikan dampak nyata terhadap produktivitas,” jelas Dimas.

Sementara itu, Direktur RPN, Iman Yani Harahap menegaskan kesiapan RPN untuk mendukung kolaborasi melalui kapasitas riset yang dimiliki perusahaan. Sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group), RPN memiliki unit penelitian perkebunan melalui Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI). Melalui kapasitas tersebut, RPN berkomitmen mendorong kegiatan kolaborasi dengan pendekatan penelitian yang konservatif, terukur, dan teruji.

“Kolaborasi trilateral ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama riset dan menghasilkan inovasi yang dapat menjawab tantangan budidaya tebu saat ini. Hasil riset yang diperoleh nantinya tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi dapat dimanfaatkan bersama untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas tebu,” kata Iman.

Kerja sama RPN, SGN, dan Triasindo Agro Sejahtera diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem pergulaan nasional. Kolaborasi ini tidak hanya diarahkan pada peningkatan produktivitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas tebu, efisiensi industri, penguatan hubungan pabrik gula dengan petani, serta pemanfaatan hasil riset secara lebih luas.

Melalui kolaborasi antara riset, industri, dan implementasi lapangan, RPN dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) menegaskan komitmennya untuk menjadikan riset dan inovasi sebagai fondasi penguatan industri gula nasional. Dari hasil penelitian yang teruji hingga penerapan di lahan, RPN mendorong agar inovasi dapat memberikan manfaat nyata bagi petani sekaligus mendukung percepatan swasembada gula Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memangkas Tikungan, Menghubungkan Kawasan: WSBP Suplai PC-I Girder untuk Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Singaraja–Mengwitani

    Memangkas Tikungan, Menghubungkan Kawasan: WSBP Suplai PC-I Girder untuk Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Singaraja–Mengwitani

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, Juli 2026 – PT Waskita Beton Precast Tbk kembali dipercaya menyuplai produk beton precast PC-I Girder pada Proyek Strategis Nasional (PSN) Proyek Pembangunan Jalan Perbaikan Geometrik Bts. Kota Singaraja–Mengwitani (SC 9 & 10) Paket 1 di Provinsi Bali. Proyek yang dikerjakan oleh Waskita–Sinarbali KSO ini meliputi pembangunan jalan sepanjang 931,5 meter serta tiga jembatan […]

  • AssistX Ajukan Paten AI, Langkah Baru Menuju Kedaulatan Teknologi Indonesia

    AssistX Ajukan Paten AI, Langkah Baru Menuju Kedaulatan Teknologi Indonesia

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 49
    • 0Komentar

    AssistX resmi mengumumkan pengajuan paten untuk teknologi AI inovasi anak bangsa, sekaligus membuktikan bahwa talenta lokal siap bersaing di level global. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan kemandirian teknologi nasional, perusahaan teknologi AssistX tengah mengawal proses pengajuan paten untuk sejumlah inovasi berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan secara mandiri AssistX resmi mengajukan paten untuk empat inovasi Artificial […]

  • KAI Logistik Raih Penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026

    KAI Logistik Raih Penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KAI Logistik berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Human Capital Awards 2026 yang diselenggarakan oleh WartaEkonomi.co.id. Perusahaan memenangkan kategori “The Best Human Capital 2026 for Ensuring Employee Safety through Respectful Workplace Policies” pada subkategori Logistics & Supply Chain Service Provider. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Keuangan KAI Logistik, Prihanto Herbowo, dalam acara yang […]

  • Bitcoin Tertekan di US.000, FLOQ Ungkap Peluang Rebound hingga Akhir 2026

    Bitcoin Tertekan di US$63.000, FLOQ Ungkap Peluang Rebound hingga Akhir 2026

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 Agustus 2026 – Harga Bitcoin (BTC) berada di level US$63.334 pada 14 Agustus 2026. Secara tahunan, harga aset kripto terbesar tersebut tercatat terkoreksi sekitar 45,98%. Meski penurunan terlihat cukup dalam, kondisi ini belum tentu menandakan Bitcoin telah memasuki tren bearish struktural. CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan koreksi Bitcoin perlu dilihat dalam konteks […]

  • 7 Tips Memilih Tukang Jahit Garment Terdekat yang Rapi dan Tepat Waktu

    7 Tips Memilih Tukang Jahit Garment Terdekat yang Rapi dan Tepat Waktu

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Mencari tukang jahit garment terdekat untuk kebutuhan seragam bisnis, kaos komunitas, hingga produksi garmen skala besar membutuhkan ketelitian. Memilih mitra garmen yang tepat memastikan hasil jahitan rapi, presisi, dan selesai sesuai batas waktu. Berikut adalah 7 tips praktis memilih konveksi atau pabrik garmen terdekat yang profesional: 1. Cek Portofolio dan Sampel Jahitan (Sample Making) Vendor […]

  • Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didorong naik kelas menjadi gerbang utama aktivitas ekspor-impor di Jawa Tengah (Jateng). Peningkatan kapasitas dinilai mendesak seiring pesatnya investasi dan perkembangan aktivitas logistik di wilayah tersebut. SEMARANG-Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didorong naik kelas menjadi gerbang utama aktivitas ekspor-impor di Jawa Tengah (Jateng). Peningkatan kapasitas dinilai mendesak seiring pesatnya investasi dan perkembangan […]

expand_less