Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » BRI Finance Catat Kinerja 2025 yang Adaptif di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

BRI Finance Catat Kinerja 2025 yang Adaptif di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 64
  • comment 0 komentar

Jakarta, 7 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) membukukan kinerja keuangan tahun 2025 dengan tetap menjaga fundamental bisnis yang solid di tengah tantangan industri pembiayaan yang dinamis. Sepanjang periode tersebut, Perseroan mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp90,88 miliar.

Capaian ini mencerminkan upaya perusahaan dalam melakukan penyesuaian strategi bisnis secara prudent, seiring dengan dinamika pasar dan tekanan pada sisi pendapatan. Secara tahunan (year-on-year/YoY), laba tercatat mengalami penurunan sebesar 12,53% dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp103,90 miliar.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan, “Di tengah dinamika industri pembiayaan, kami tetap fokus pada pengelolaan risiko yang prudent dan peningkatan kualitas portofolio. Berbagai penyesuaian strategi bisnis kami lakukan untuk memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.”

Dari sisi top line, total pendapatan BRI Finance tahun 2025 tercatat sebesar Rp1,23 triliun, atau turun 12,76% YoY dari Rp1,41 triliun pada tahun sebelumnya. Struktur pendapatan Perseroan tetap ditopang oleh portofolio pembiayaan yang terdiversifikasi, dengan kontribusi utama berasal dari pembiayaan multiguna sebesar Rp546,57 miliar, diikuti pendapatan sewa operasi senilai Rp375,74 miliar, serta pembiayaan investasi sebesar Rp175,91 miliar.

Selain itu, BRI Finance juga mencatatkan pendapatan dari pembiayaan modal kerja sebesar Rp13,30 miliar, pendapatan bunga Rp11 miliar, serta keuntungan atas penjualan aset sewa operasi sebesar Rp46,11 miliar. Pendapatan lainnya, termasuk komisi dan pendapatan lain-lain, turut memberikan kontribusi sebesar Rp63,51 miliar.

Di sisi efisiensi, Perseroan berhasil menjaga pengendalian beban secara optimal. Total beban tercatat sebesar Rp1,11 triliun, menurun 12,59% YoY dari Rp1,27 triliun pada tahun sebelumnya. Beban pendanaan menjadi komponen terbesar dengan nilai Rp335,30 miliar, diikuti beban depresiasi dan amortisasi sebesar Rp293,58 miliar, serta beban gaji dan tunjangan sebesar Rp198,96 miliar.

Lebih lanjut, Wahyudi menambahkan, “Kami secara konsisten memperkuat struktur permodalan dan melakukan optimalisasi liabilitas untuk meningkatkan fleksibilitas keuangan. Hal ini menjadi fondasi penting bagi BRI Finance dalam menangkap peluang pertumbuhan ke depan.”

Dari sisi neraca, BRI Finance menunjukkan penguatan struktur permodalan. Total ekuitas tercatat tumbuh 6,33% YoY menjadi Rp1,51 triliun per 31 Desember 2025, dibandingkan Rp1,42 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara itu, Perseroan secara strategis menurunkan liabilitas sebesar 37,6% YoY menjadi Rp3,90 triliun dari Rp6,25 triliun.

Sejalan dengan penyesuaian tersebut, total aset BRI Finance tercatat sebesar Rp5,41 triliun, turun 29,46% YoY dari Rp7,67 triliun pada tahun sebelumnya. Langkah ini mencerminkan fokus Perseroan dalam menjaga kualitas aset serta memperkuat posisi keuangan secara berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masuk Top Broker ICDX, HSB Investasi Buktikan Jadi Aplikasi Trading Populer di Indonesia

    Masuk Top Broker ICDX, HSB Investasi Buktikan Jadi Aplikasi Trading Populer di Indonesia

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Masuk Top 3 Best OTC Broker ICDX Agustus 2026, HSB Investasi tembus 17 juta unduhan dan buktikan jadi aplikasi trading forex populer di Indonesia. PT Handal Semesta Berjangka (HSB Investasi), aplikasi trading forex terbaik berizin resmi BAPPEBTI, kembali mempertegas dominasinya di industri keuangan nasional dengan menembus jajaran pialang teratas di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange […]

  • Ketika Dunia Lindungi Baja Domestik, Penguatan TKDN Indonesia Jadi Keniscayaan

    Ketika Dunia Lindungi Baja Domestik, Penguatan TKDN Indonesia Jadi Keniscayaan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Jakarta (26/5) – Perubahan kebijakan industri baja global menunjukkan bahwa semakin banyak negara menggunakan belanja publik dan proyek infrastruktur sebagai instrumen untuk memperkuat industri domestik. Tren ini mempertegas pentingnya penguatan implementasi kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Indonesia agar pembangunan nasional turut memperkuat industri baja dalam negeri.  TKDN Perkuat Industri Baja Nasional  Direktur Utama […]

  • 5 Kandungan Penting dalam Skincare Bayi yang Wajib Diperhatikan Orang Tua

    5 Kandungan Penting dalam Skincare Bayi yang Wajib Diperhatikan Orang Tua

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Memilih skincare bayi sering kali terasa membingungkan, terutama bagi orang tua baru. Rak toko penuh dengan berbagai produk, semuanya mengklaim “aman untuk bayi”. Padahal, kulit bayi sangat berbeda dengan kulit orang dewasa. Lebih tipis, lebih sensitif, dan masih dalam tahap perkembangan. Karena itu, memahami kandungan skincare bayi, ingredients skincare bayi, dan kandungan aman untuk bayi […]

  • Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa

    Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Ikatan Perencana Desa (IPD) Indonesia menggelar pemutaran film gratis bertajuk “Layar Desa di Taman Purbakala Geopark” di Dusun Pajjaiang, Desa Tukamasea, Kabupaten Maros (22/08/2026). MAROS – Akses warga desa untuk menikmati film masih terbatas. Padahal, film dapat menjadi media pembelajaran, hiburan, dan pendukung pembangunan. Sering kali alam dan budaya desa menjadi objek dalam film, tetapi […]

  • CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

    CEO Bittime, Ryan Lymn: One-Stop-Solution Bagi Investasi New Era of Real-World Assets (RWA)

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Mei 2026 – Transformasi aset dunia nyata atau RWA semakin memberikan peluang perluasan diversifikasi aset bagi Investor. Bittime hadir dengan one-stop solution yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai aset-aset RWA dalam satu platform. Didukung keunggulan fitur IDR SWAP zero fee yang secara signifikan diharapkan dapat menurunkan hambatan biaya masuk bagi pengguna baru. Sebelumnya, industri […]

  • School of Design BINUS #2 di Indonesia: Diakui Langsung oleh Industri

    School of Design BINUS #2 di Indonesia: Diakui Langsung oleh Industri

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Jakarta, 16 April 2026 – School of Design BINUS University kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam QS World University Rankings by Subject 2026: Art & Design, School of Design BINUS berhasil meraih peringkat #2 di Indonesia untuk indikator Employer Reputation, yang mencerminkan tingginya kepercayaan industri terhadap kualitas lulusannya. Employer Reputation merupakan salah satu […]

expand_less