Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Didorong Kementan, Holding Perkebunan Nusantara Percepat Hilirisasi Gambir Nasional

Didorong Kementan, Holding Perkebunan Nusantara Percepat Hilirisasi Gambir Nasional

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

JAKARTA — Rencana hilirisasi komoditas gambir asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus dimatangkan pemerintah melalui sinergi lintas sektor. Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dan PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), tengah merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan komoditas yang saat ini menguasai sekitar 80 persen pasokan pasar dunia tersebut.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa hilirisasi menjadi kunci utama agar nilai tambah komoditas gambir tidak lagi didominasi oleh negara pengimpor. Dalam kunjungannya ke Sumatera Barat, Mentan secara khusus mendorong BUMN Perkebunan untuk mengambil peran sentral dalam membangun ekosistem pengolahan di dalam negeri. “Sekarang kita akan diskusikan (gambir). Kita sementara mapping dengan BUMN. PTPN kita dorong menjadi lokomotif hilirisasi,” tegas Mentan Amran.

Amran menambahkan, pemerintah tengah mempercepat realisasi proyek-proyek strategis di sektor perkebunan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. “Kolaborasi dengan berbagai pihak harus diperkuat agar komoditas unggulan seperti gambir memiliki nilai tambah tinggi dan berdampak langsung ke masyarakat. Kesimpulannya, kita akan melakukan groundbreaking sekitar 35 proyek. Semakin cepat terealisasi, semakin baik dampaknya bagi ekonomi nasional,” tuturnya.

Dukungan terhadap rencana ini juga disampaikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menyebut tren ekspor gambir menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir.

“Dalam kurun dua tahun terakhir tren ekspor gambir juga menunjukkan peningkatan. Pada 2024 ekspor gambir mencapai 13.482 ton dengan nilai Rp574,7 miliar atau naik dibandingkan 2023 yang hanya 11.865 ton,” papar Mahyeldi.

Terkait rencana pembangunan fasilitas pengolahan, Gubernur menambahkan bahwa pengelolaan akan dilakukan oleh PTPN IV PalmCo. “Pabrik pengolahan gambir tersebut nantinya akan dikelola langsung oleh PT Perkebunan Nusantara IV. Berkemungkinan pabrik pengolahan itu dibangun di daerah Kabupaten Limapuluh Kota yang merupakan sentra gambir nasional,” ujarnya.

Pendekatan Realistis PTPN IV PalmCo

Merespons penugasan tersebut, Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan kesiapan perusahaan dalam mendukung program hilirisasi gambir sebagai bagian dari strategi penguatan nilai tambah komoditas perkebunan di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara.

“Upaya hilirisasi menjadi langkah krusial agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh petani dan masyarakat di dalam negeri. Gambir bisa menjadi berbagai bahan pangan seperti teh dan juga bahan baku kosmetik, sabun, sampo, hingga kebutuhan industri. Taninnya bahkan digunakan sebagai bahan tinta pemilu. Ini menunjukkan betapa luasnya pemanfaatan gambir,” ungkap Jatmiko.

Meski demikian, PTPN IV PalmCo mengedepankan prinsip kehati-hatian dan perhitungan bisnis yang matang dalam merealisasikan investasi hilirisasi. Saat ini, perusahaan tengah bekerja sama dengan Universitas Andalas (Unand) untuk menyusun studi kelayakan.

“Kita tidak bisa hanya membangun pabrik tanpa melihat pasar. Produk apa yang paling cepat diterima, punya permintaan kuat, dan berpeluang dikuasai pasar, itu yang harus kita dorong lebih dulu,” tegas Jatmiko.

Seiring dengan proses kajian tersebut, perusahaan juga memfokuskan intervensi jangka pendek pada penguatan sektor hulu guna meningkatkan produktivitas dan kualitas gambir petani rakyat.

“Dengan pendekatan riset yang komprehensif, kita berharap produktivitas dan mutu produk gambir menjadi lebih baik, serta terbukanya akses pasar baru yang memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan petani,” ujarnya.

Sinergi antara Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Sumbar, Holding Perkebunan Nusantara, serta kalangan akademisi ini diharapkan mampu mentransformasi industri gambir nasional secara menyeluruh. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok gambir bernilai tambah tinggi di pasar global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Para Insinyur Akan Membangun Babak Baru Kemitraan Indonesia–India: Dari Peradaban Bersama Menuju Inovasi Bersama

    Para Insinyur Akan Membangun Babak Baru Kemitraan Indonesia–India: Dari Peradaban Bersama Menuju Inovasi Bersama

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Oleh Dr. Ilham A. Habibie* Jakarta — Ketika berbicara mengenai Indonesia dan India, kebanyakan orang akan memulai dari sejarah. Mereka mengingat jalur perdagangan kuno, peradaban yang saling terhubung, kisah Ramayana, kerajaan-kerajaan maritim, serta pertukaran budaya yang telah menyatukan kedua bangsa selama lebih dari dua milenium. Kisah-kisah tersebut memang layak untuk terus dikenang karena mengingatkan kita bahwa kerja […]

  • Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

    Tembaga Punya Peran Krusial, Ini 3 Sektor Paling Membutuhkan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta – Tembaga menjadi salah satu bahan baku krusial bagi industri global saat ini. Dengan kekayaan alamnya, Indonesia pun berpotensi untuk mendapat durian runtuh dari pemanfaatan komoditas ini. Menurut data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Indonesia menempati peringkat tujuh besar cadangan tembaga dunia dengan porsi sekitar 3% dari total global. Namun, dari sisi produksi tambang Indonesia […]

  • MyRepublic Air Laksanakan Uji Laik Operasi FWA di Medan, Perkuat Ekspansi Layanan di Pulau Sumatra

    MyRepublic Air Laksanakan Uji Laik Operasi FWA di Medan, Perkuat Ekspansi Layanan di Pulau Sumatra

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MyRepublic Air, layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi True 5G-Fiber Quality dan Truly Unlimited, sekaligus memperkuat langkah strategis perusahaan dalam memperluas akses internet andal di Pulau Sumatra. Jakarta, 21 Februari 2026 — MyRepublic Indonesia secara resmi melaksanakan Uji Laik Operasi (ULO) layanan MyRepublic Air di Medan. Keberhasilan ULO ini menandai kesiapan […]

  • Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral

    Kedutaan Besar India Rayakan Hari Kemerdekaan India ke-80 di Jakarta dengan Pengibaran Bendera, Pertunjukan Budaya, dan Momentum Baru Hubungan Bilateral

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Jakarta — Kedutaan Besar India di Jakarta memperingati Hari Kemerdekaan India ke-80 dengan upacara pengibaran Bendera Tiga Warna India, pidato yang menyoroti perjalanan pembangunan India, serta pertunjukan budaya oleh para pelajar dari sejumlah sekolah di Jakarta. Perayaan berlangsung di kompleks baru Kedutaan Besar India di Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta, Sabtu (15/8/2026). Perayaan tersebut dihadiri perwakilan […]

  • Bitcoin Tembus US.000 di Tengah Ketegangan AS-Iran, Ini Risiko Harga Bitcoin

    Bitcoin Tembus US$64.000 di Tengah Ketegangan AS-Iran, Ini Risiko Harga Bitcoin

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Bitcoin kembali menunjukkan penguatan setelah bergerak di sekitar level US$64.000. Pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya kembali ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang turut mendorong investor mencermati aset-aset yang dianggap mampu menjadi pelindung ketika ketidakpastian pasar meningkat. Pada perdagangan terbaru, Bitcoin sempat berada di sekitar US$63.600–US$64.000. Data pasar menunjukkan aset kripto terbesar berdasarkan […]

  • TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Berhasil Dicegah

    TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Berhasil Dicegah

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Intan Jaya, Papua Tengah, 20 Juli 2026 – Komando Operasi (Koops) TNI Habema kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Melalui operasi yang dilaksanakan secara terukur dan berbasis informasi intelijen, pasukan berhasil menguasai sebuah honai yang diduga menjadi lokasi transit kelompok bersenjata TPNPB-OPM pimpinan Daniel Aibon Kogoya di Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya. […]

expand_less