Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar

Sejumlah pelaku industri melihat adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam mencari sumber likuiditas. Salah satu alternatif yang mulai banyak dilirik adalah pemanfaatan aset pribadi sebagai jaminan untuk memperoleh dana tunai tanpa harus menjual aset tersebut secara permanen.

Kenaikan biaya hidup yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai mendorong perubahan perilaku keuangan masyarakat. Tekanan dari meningkatnya harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, serta ketidakpastian ekonomi global membuat kebutuhan akan dana tambahan menjadi semakin mendesak, terutama bagi kalangan produktif dan pelaku usaha.

Di tengah kondisi tersebut, pinjaman bank yang selama ini menjadi solusi utama mulai menghadapi tantangan. Selain proses yang relatif panjang, persyaratan yang ketat serta faktor penilaian kredit membuat tidak semua masyarakat dapat dengan mudah mengakses pembiayaan konvensional, khususnya untuk kebutuhan yang bersifat mendesak.

Sejumlah pelaku industri melihat adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam mencari sumber likuiditas. Salah satu alternatif yang mulai banyak dilirik adalah pemanfaatan aset pribadi sebagai jaminan untuk memperoleh dana tunai tanpa harus menjual aset tersebut secara permanen.

Skema ini dinilai memberikan fleksibilitas lebih, terutama dalam situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Aset seperti emas, jam tangan mewah, tas branded, hingga kendaraan dinilai memiliki nilai ekonomi yang cukup kuat dan relatif stabil, sehingga dapat digunakan sebagai instrumen likuiditas jangka pendek.

Business Development deGadai, David Tatangsurja, menyatakan bahwa tren ini menunjukkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap aset yang dimiliki. Menurutnya, aset tidak lagi hanya diposisikan sebagai barang konsumsi atau simbol gaya hidup, melainkan mulai dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi keuangan.

“Dalam kondisi seperti sekarang, kami melihat semakin banyak masyarakat yang memilih untuk tidak menjual asetnya. Mereka mencari cara agar tetap bisa mendapatkan dana cepat, tetapi tanpa kehilangan kepemilikan,” ujar David dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan likuiditas yang cepat menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat untuk mempertimbangkan alternatif di luar pinjaman bank. Dalam praktiknya, proses penilaian aset dinilai lebih sederhana dan dapat memberikan kepastian dalam waktu yang relatif singkat.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan berbasis gadai barang luxury, deGadai mencatat adanya peningkatan minat terhadap layanan gadai untuk aset bernilai tinggi. Aset seperti jam tangan premium dan tas branded disebut memiliki karakteristik likuiditas yang baik karena didukung oleh pasar sekunder yang aktif.

Fenomena ini juga sejalan dengan tren global, di mana aset luxury mulai dipandang sebagai bagian dari portofolio alternatif. Dalam kondisi ekonomi yang bergejolak, aset dengan nilai intrinsik dan pasar yang jelas dinilai mampu memberikan fleksibilitas bagi pemiliknya dalam mengelola kebutuhan finansial.

Meski demikian, para pengamat mengingatkan bahwa penggunaan skema pembiayaan apa pun tetap perlu disertai dengan perencanaan yang matang. Kemampuan untuk memenuhi kewajiban pelunasan serta pemahaman terhadap skema pembiayaan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.

Dengan tekanan biaya hidup yang masih berlangsung, kebutuhan akan solusi pendanaan yang cepat dan fleksibel diperkirakan akan terus meningkat. Dalam konteks ini, pemanfaatan aset sebagai sumber likuiditas menjadi salah satu opsi yang semakin relevan bagi masyarakat di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rating & Review Aplikasi KVB Indonesia, Dapatkan Kesempatan Raih Hadiah Total 2,5 Juta

    Rating & Review Aplikasi KVB Indonesia, Dapatkan Kesempatan Raih Hadiah Total 2,5 Juta

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 66
    • 0Komentar

    KVB Indonesia menghadirkan program menarik bagi para pengguna aplikasinya. Melalui program Rating & Review, pengguna berkesempatan meraih hadiah dengan total nilai hingga 2,5 juta rupiah. Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada para trader yang telah menggunakan aplikasi KVB sekaligus memberikan masukan untuk pengembangan layanan ke depan. Partisipasi dalam program ini sangat mudah. Pengguna hanya perlu […]

  • KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Sejak Dini dan Waspadai Penipuan Tiket

    KAI Daop 2 Bandung Imbau Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Sejak Dini dan Waspadai Penipuan Tiket

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 74
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran 2026 sejak jauh-jauh hari dengan menggunakan moda transportasi kereta api. Imbauan ini disampaikan untuk memberikan kemudahan, kepastian perjalanan, serta meningkatkan kenyamanan pelanggan pada momen libur Hari Raya Idul Fitri yang diprediksi akan mengalami lonjakan volume penumpang. KAI Daop 2 […]

  • Yulius Selvanus Komaling: Dari Kopassus ke Kursi Gubernur Sulawesi Utara

    Yulius Selvanus Komaling: Dari Kopassus ke Kursi Gubernur Sulawesi Utara

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    ReputasiPlus.com – Ketika nama Yulius Selvanus Komaling diumumkan sebagai Gubernur Sulawesi Utara pada Februari 2025, banyak yang mengenalnya sebagai mantan jenderal bintang dua. Namun, hanya sedikit yang benar-benar memahami bagaimana perjalanannya dari prajurit lapangan hingga menduduki salah satu posisi sipil tertinggi di Bumi Nyiur Melambai. Artikel ini menelusuri jejak Yulius Selvanus, lengkap dengan pencapaian, kontroversi, […]

  • Sambut Arus Mudik Lebaran, Pelindo Multi Terminal Siagakan 15 Terminal Penumpang

    Sambut Arus Mudik Lebaran, Pelindo Multi Terminal Siagakan 15 Terminal Penumpang

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Medan, Maret 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, memastikan kesiapan layanan terminal penumpang di seluruh wilayah operasionalnya guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik Hari Raya Idulfitri 1447 H. Pelindo Multi Terminal menyiagakan 15 terminal penumpang untuk menghadapi potensi peningkatan arus […]

  • Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026

    Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Jakarta, 31 Juli 2026 – ConnectX resmi merayakan satu tahun perjalanannya melalui ConnectX Founder & Builder Summit 2026, sebuah forum yang mempertemukan founder, pemilik bisnis, investor, profesional, dan pemimpin industri untuk memperkuat kolaborasi, membuka peluang baru, serta mendorong pertumbuhan ekosistem kewirausahaan Indonesia. Diselenggarakan di Garuda Spark Innovation Hub, Ganara Art, Jakarta, acara ini mendapat dukungan […]

  • Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, KAI Bandara Siapkan 361 Ribu Kursi di Sumatera Utara

    Hadapi Lonjakan Mudik Lebaran 2026, KAI Bandara Siapkan 361 Ribu Kursi di Sumatera Utara

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Mengantisipasi tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran 2026, KAI Bandara menyiapkan 361 ribu kursi khusus untuk wilayah Sumatera Utara selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Selama periode tersebut, KAI Bandara akan mengoperasikan 44 perjalanan setiap hari guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik masyarakat, khususnya di […]

expand_less