Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

Biaya Hidup Meningkat, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Pendanaan di Luar Pinjaman Bank

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar

Sejumlah pelaku industri melihat adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam mencari sumber likuiditas. Salah satu alternatif yang mulai banyak dilirik adalah pemanfaatan aset pribadi sebagai jaminan untuk memperoleh dana tunai tanpa harus menjual aset tersebut secara permanen.

Kenaikan biaya hidup yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai mendorong perubahan perilaku keuangan masyarakat. Tekanan dari meningkatnya harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, serta ketidakpastian ekonomi global membuat kebutuhan akan dana tambahan menjadi semakin mendesak, terutama bagi kalangan produktif dan pelaku usaha.

Di tengah kondisi tersebut, pinjaman bank yang selama ini menjadi solusi utama mulai menghadapi tantangan. Selain proses yang relatif panjang, persyaratan yang ketat serta faktor penilaian kredit membuat tidak semua masyarakat dapat dengan mudah mengakses pembiayaan konvensional, khususnya untuk kebutuhan yang bersifat mendesak.

Sejumlah pelaku industri melihat adanya pergeseran preferensi masyarakat dalam mencari sumber likuiditas. Salah satu alternatif yang mulai banyak dilirik adalah pemanfaatan aset pribadi sebagai jaminan untuk memperoleh dana tunai tanpa harus menjual aset tersebut secara permanen.

Skema ini dinilai memberikan fleksibilitas lebih, terutama dalam situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil. Aset seperti emas, jam tangan mewah, tas branded, hingga kendaraan dinilai memiliki nilai ekonomi yang cukup kuat dan relatif stabil, sehingga dapat digunakan sebagai instrumen likuiditas jangka pendek.

Business Development deGadai, David Tatangsurja, menyatakan bahwa tren ini menunjukkan perubahan cara pandang masyarakat terhadap aset yang dimiliki. Menurutnya, aset tidak lagi hanya diposisikan sebagai barang konsumsi atau simbol gaya hidup, melainkan mulai dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi keuangan.

“Dalam kondisi seperti sekarang, kami melihat semakin banyak masyarakat yang memilih untuk tidak menjual asetnya. Mereka mencari cara agar tetap bisa mendapatkan dana cepat, tetapi tanpa kehilangan kepemilikan,” ujar David dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan likuiditas yang cepat menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat untuk mempertimbangkan alternatif di luar pinjaman bank. Dalam praktiknya, proses penilaian aset dinilai lebih sederhana dan dapat memberikan kepastian dalam waktu yang relatif singkat.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan berbasis gadai barang luxury, deGadai mencatat adanya peningkatan minat terhadap layanan gadai untuk aset bernilai tinggi. Aset seperti jam tangan premium dan tas branded disebut memiliki karakteristik likuiditas yang baik karena didukung oleh pasar sekunder yang aktif.

Fenomena ini juga sejalan dengan tren global, di mana aset luxury mulai dipandang sebagai bagian dari portofolio alternatif. Dalam kondisi ekonomi yang bergejolak, aset dengan nilai intrinsik dan pasar yang jelas dinilai mampu memberikan fleksibilitas bagi pemiliknya dalam mengelola kebutuhan finansial.

Meski demikian, para pengamat mengingatkan bahwa penggunaan skema pembiayaan apa pun tetap perlu disertai dengan perencanaan yang matang. Kemampuan untuk memenuhi kewajiban pelunasan serta pemahaman terhadap skema pembiayaan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.

Dengan tekanan biaya hidup yang masih berlangsung, kebutuhan akan solusi pendanaan yang cepat dan fleksibel diperkirakan akan terus meningkat. Dalam konteks ini, pemanfaatan aset sebagai sumber likuiditas menjadi salah satu opsi yang semakin relevan bagi masyarakat di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kualitas Portofolio Terjaga,  BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

    Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 April 2026 – Di tengah meningkatnya perhatian industri pembiayaan terhadap risiko kredit, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga kualitas portofolio pembiayaannya secara solid. Hingga Februari 2026, Perusahaan mencatat rasio non-performing financing (NPF) sebesar 2,23%, berada dalam kisaran yang sehat dan sesuai dengan ketentuan regulator. Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, […]

  • Elon Musk Dorong Investasi Chip Hingga US Triliun Lewat Terafab

    Elon Musk Dorong Investasi Chip Hingga US$13 Triliun Lewat Terafab

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    CEO Tesla, Elon Musk, mengisyaratkan rencana ekspansi agresif ke sektor manufaktur semikonduktor melalui konsep yang disebut “Terafab”. Inisiatif ini diperkirakan dapat melibatkan investasi sangat besar, mencapai US$5 triliun hingga US$13 triliun, untuk membangun ratusan fasilitas fabrikasi chip (fab) guna memenuhi lonjakan permintaan komputasi global. Rencana tersebut muncul di tengah meningkatnya kebutuhan chip berperforma tinggi untuk […]

  • Kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan, KAI Services Perkenalkan Produk UMKM di Kereta

    Kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan, KAI Services Perkenalkan Produk UMKM di Kereta

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KAI Services bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag) akan memperkenalkan produk makanan ringan dari UMKM binaan KemeKemendag) akan memperkenalkan produk makanan ringan dari UMKM binaan Kemendagegiatan perkenalan ini akan dilaksanakan di Stasiun Gambir, Jakarta, pada Selasa (24/2). Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, menyampaikan bahwa produk yang diperkenalkan merupakan hasil proses business matching dan termasuk […]

  • Richard Sualang Resmi Pimpin KONI Manado 2025–2029, Andrei Angouw Tegaskan Dukungan Penuh

    Richard Sualang Resmi Pimpin KONI Manado 2025–2029, Andrei Angouw Tegaskan Dukungan Penuh

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    MANADO, ReputasiPlus.com — Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Manado masa bakti 2025–2029. Pengukuhan dan pelantikan dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Brigjen TNI (Purn.) B. Jerry Waleleng, S.E. […]

  • Safari Ramadhan MIND ID Dorong Kepedulian terhadap Masa Depan Generasi

    Safari Ramadhan MIND ID Dorong Kepedulian terhadap Masa Depan Generasi

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA — Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan masa depan generasi muda Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial yang menjangkau seluruh kalangan masyarakat. Dalam momentum Bulan Suci Ramadhan, MIND ID menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama Anak-Anak Yatim Piatu sebagai bagian dari rangkaian Program Safari Ramadhan 2026. Kegiatan […]

  • Air Lebih Pasti, Warga Lebih Tenang: Gerakan 2.000 Toren untuk Jakarta

    Air Lebih Pasti, Warga Lebih Tenang: Gerakan 2.000 Toren untuk Jakarta

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Air Lebih Pasti, Warga Lebih Tenang: Gerakan 2.000 Toren untuk Jakarta Jakarta, 23 Februari 2026 – Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan air minum yang merata dan berkeadilan, PAM JAYA kembali melanjutkan program pembagian toren air gratis bagi warga Jakarta. Program ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara TP PKK Provinsi DKI Jakarta dan […]

expand_less