Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Lewat Inovasi Pembelajaran Fleksibel, Universitas Terbuka Sabet Penghargaan DIA 2026

Lewat Inovasi Pembelajaran Fleksibel, Universitas Terbuka Sabet Penghargaan DIA 2026

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Universitas Terbuka kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan “Digital Innovation in Creative Industries” dalam ajang Digital Innovation Awards 2026 yang diselenggarakan oleh iNews Media Group.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Universitas Terbuka dalam menghadirkan inovasi digital di bidang pendidikan melalui sistem pembelajaran fleksibel yang memungkinkan masyarakat tetap dapat mengembangkan diri tanpa terikat batasan ruang dan waktu.

Sebagai pionir sistem pembelajaran digital di Indonesia, Universitas Terbuka terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan akses pendidikan yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern di tengah perkembangan era digital dan industri kreatif yang menuntut mobilitas tinggi.

Melalui pemanfaatan teknologi digital, Universitas Terbuka berhasil menciptakan ekosistem pembelajaran yang terbuka, dinamis, dan adaptif bagi seluruh lapisan masyarakat. Hingga saat ini, Universitas Terbuka tercatat memiliki lebih dari 768 ribu mahasiswa aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata atas peran Universitas Terbuka dalam mendukung transformasi pendidikan digital di Indonesia.

“Penghargaan ini menegaskan posisi Universitas Terbuka bukan hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga bagian dari perubahan cara masyarakat belajar dan berkembang di era kreatif berbasis teknologi,” ujarnya.

Digital Innovation Awards 2026 merupakan ajang penghargaan bergengsi yang digelar iNews Media Group untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan, institusi, dan pelaku industri yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi digital serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perkembangan industri di Indonesia.

Dengan penghargaan ini, Universitas Terbuka diharapkan terus menjadi pelopor dalam menghadirkan inovasi pendidikan digital yang mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

    Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia. Dikembangkan oleh Computer Engineering BINUS @Kemanggisan, Bianka menghadirkan cara baru menikmati alat musik tradisional yang lebih modern, interaktif, dan relevan bagi generasi masa kini. Inovasi ini turut berpartisipasi dalam Techman Day pada 31 Maret 2026 sebagai bagian dari showcase teknologi […]

  • Pererat Silaturahmi, BRI Regional Office Jakarta 1 Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

    Pererat Silaturahmi, BRI Regional Office Jakarta 1 Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mengangkat tema “Ramadhan Menguatkan Ukhuwah, Bersama Membangun Kinerja yang Berkah”, BRI Regional Office (RO) Jakarta 1 menyelenggarakan acara Buka Puasa Bersama yang penuh khidmat pada Kamis, 12 Maret 2026. Acara ini menjadi momentum penting bagi seluruh Insan BRILian untuk memperkuat tali persaudaraan sekaligus berbagi kebahagiaan di bulan suci. Kehangatan dalam Kebersamaan Acara yang […]

  • Baru Seminggu Ultimatum Gubernur YSK, Mafia Solar Kocar-Kacir! SPBU di Manado Kini Tanpa Antrean Panjang

    Baru Seminggu Ultimatum Gubernur YSK, Mafia Solar Kocar-Kacir! SPBU di Manado Kini Tanpa Antrean Panjang

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle redaktur reputasi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MANADO,ReputasiPlus.com — Baru seminggu setelah Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) melontarkan ultimatum keras untuk menindak tegas para mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, situasi di lapangan mulai menunjukkan perubahan mencolok. Pantauan ReputasiPlus.com pada Selasa (7/10/2025) pagi memperlihatkan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sulawesi Utara, khususnya di Kota Manado, kini […]

  • Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

    Paradoks Ekspor Baja Tiongkok dan Pentingnya Perlindungan Industri Baja Nasional

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Maret 2026 – Dominasi ekspor baja Tiongkok kerap dipersepsikan sebagai bukti keunggulan daya saing global. Namun, analisis lebih dalam menunjukkan paradoks mendasar: ekspor baja Tiongkok justru berlangsung bersamaan dengan rapuhnya profitabilitas industri di dalam negeri. Kondisi ini menegaskan bahwa volume ekspor besar tidak otomatis mencerminkan industri yang efisien dan berkelanjutan. Bagi PT Krakatau […]

  • Bitcoin Tembus US.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 22
    • 0Komentar

    [Jakarta, 5 Mei 2026] – Pasar global memasuki fase transisi yang krusial. Dalam satu minggu terakhir, investor dihadapkan pada tiga perkembangan utama: pertemuan terakhir Federal Reserve di bawah kepemimpinan Jerome Powell, meningkatnya perpecahan internal dalam Federal Open Market Committee (FOMC), serta volatilitas tajam di pasar kripto pasca pengumuman kebijakan moneter.  Kombinasi ini menunjukkan bahwa pasar tidak sekadar bereaksi terhadap peristiwa jangka pendek, tetapi sedang menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan global, likuiditas, dan risk appetite ke depan.  The Fed Memasuki Era Transisi, Ketidakpastian Masih Mendominasi  Pada 29 April, Jerome Powell memimpin pertemuan FOMC terakhirnya sebagai Ketua The Fed. Suku bunga dipertahankan di kisaran 3,50%–3,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut, menegaskan pendekatan data-dependent di tengah tekanan inflasi yang belum sepenuhnya mereda.  Di saat yang sama, Komite Perbankan Senat AS meloloskan nominasi Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed berikutnya dengan selisih tipis. Jika disahkan dalam voting penuh Senat dalam waktu dekat, Warsh akan resmi menggantikan Powell pada pertengahan Mei, menandai salah satu transisi kepemimpinan paling penting bagi pasar keuangan global tahun ini.  Namun, sinyal yang lebih dalam justru datang dari dinamika internal FOMC. Empat anggota menyampaikan dissent dalam satu keputusan, fenomena yang jarang terjadi dan mencerminkan perbedaan pandangan yang semakin tajam terkait arah kebijakan moneter ke depan.  Situasi ini memperkuat narasi higher-for-longer. Selama tekanan inflasi, terutama dari sektor energi dan ketegangan geopolitik global, belum mereda, ruang bagi The Fed untuk beralih ke kebijakan yang lebih akomodatif masih terbatas.  Bitcoin dan Pola Sell-the-News: Volatilitas Tanpa Perubahan Struktur  Di pasar kripto, Bitcoin saat ini bergerak di kisaran US$80.000–US$81.000*, mencerminkan fase konsolidasi setelah reaksi cepat pasca-FOMC. Berdasarkan analisis internal , harga Bitcoin sempat turun sekitar US$1.300 hanya dalam waktu 10 menit setelah pengumuman kebijakan, melanjutkan pola sell-the-news yang telah terjadi dalam 8 dari 9 pertemuan The Fed terakhir.  Fenomena ini menegaskan bahwa volatilitas pasca-FOMC merupakan respons jangka pendek terhadap likuiditas dan positioning pasar, bukan refleksi perubahan fundamental. Secara historis, periode 24–48 jam setelah pengumuman kebijakan sering kali dipenuhi fluktuasi tajam sebelum pasar kembali mengikuti arah tren yang lebih besar.  Di tengah tekanan jangka pendek tersebut, fondasi struktural pasar kripto tetap menunjukkan ketahanan. Arus dana institusional, khususnya melalui produk spot Bitcoin ETF, masih mencerminkan akumulasi yang konsisten. Hal ini mengindikasikan bahwa pelaku pasar besar tetap berfokus pada narasi adopsi jangka panjang, bukan volatilitas berbasis peristiwa.  Dari sisi teknikal, […]

  • Dari Big Mac ke Blockchain: Mengenal Tokenized Asset McDonald’s di FLOQ

    Dari Big Mac ke Blockchain: Mengenal Tokenized Asset McDonald’s di FLOQ

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle vritimes
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Jakarta, 15 Juli 2026 – McDonald’s telah lama dikenal melalui restoran dan produknya di berbagai negara. Namun, di era blockchain, nama perusahaan global tidak hanya ditemukan di pasar saham konvensional. Kini terdapat McDonald’s xStock, atau MCDx, yaitu produk tokenized asset yang dirancang untuk mengikuti harga saham McDonald’s Corporation. Melalui tokenisasi, eksposur ekonomi terhadap aset tradisional […]

expand_less