Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dupoin Futures Ungkap Alasan Harga Emas Berpotensi Turun ke Area Support 3.873

Dupoin Futures Ungkap Alasan Harga Emas Berpotensi Turun ke Area Support 3.873

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar

Pergerakan harga emas pada perdagangan hari Rabu (15/7) diperkirakan masih berada dalam tekanan setelah berbagai indikator teknikal dan fundamental belum menunjukkan sinyal perubahan tren yang berarti. Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai bahwa kecenderungan pelemahan masih menjadi skenario utama selama harga belum mampu menembus sejumlah level resistance penting. Meski volatilitas pasar masih berpotensi meningkat akibat rilis data ekonomi Amerika Serikat dan perkembangan geopolitik global, Dupoin Futures melihat peluang penurunan harga emas masih lebih besar dibandingkan potensi penguatan dalam jangka pendek.

Menurut analisis Dupoin Futures, pada grafik time frame Daily, struktur pergerakan emas masih memperlihatkan dominasi tren bearish. Harga hingga kini belum berhasil mencatatkan penutupan perdagangan di atas kisaran resistance 4.102 hingga 4.179, sehingga belum ada konfirmasi teknikal yang mengindikasikan perubahan arah menuju tren naik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan dari pihak penjual masih relatif kuat dan mampu membatasi setiap upaya pemulihan harga yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa kegagalan harga menembus area resistance tersebut membuat peluang pembalikan tren masih cukup terbatas. Oleh karena itu, setiap kenaikan yang terjadi dalam waktu dekat masih berpotensi bersifat sementara atau hanya menjadi bagian dari secondary trend, sebelum harga kembali melanjutkan tren penurunan yang menjadi arah utama pasar saat ini.

Lebih lanjut, Dupoin Futures menyoroti posisi harga yang masih bergerak di bawah Moving Average (MA) 21 dan Moving Average (MA) 34. Kedua indikator tersebut masih berfungsi sebagai dynamic resistance, yang terus menjadi penghalang bagi laju penguatan emas. Selama harga belum mampu bergerak dan bertahan di atas area tersebut, Dupoin Futures menilai struktur bearish masih tetap valid dan belum menunjukkan indikasi perubahan yang signifikan.

Selain itu, indikator Stochastic Oscillator juga masih menggambarkan momentum pelemahan yang cukup kuat. Menurut pengamatan Dupoin Futures, indikator tersebut belum memperlihatkan sinyal bullish reversal yang dapat menjadi dasar perubahan tren. Hal ini semakin memperkuat pandangan bahwa tekanan jual masih mendominasi pergerakan harga emas dalam jangka pendek hingga menengah.

Dengan mempertimbangkan berbagai sinyal teknikal tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan menuju area support di level 3.981. Apabila tekanan jual semakin meningkat dan level tersebut berhasil ditembus, maka peluang penurunan menuju support berikutnya di kisaran 3.873 akan semakin terbuka. Area tersebut dipandang sebagai level penting yang perlu diperhatikan oleh para pelaku pasar dalam menentukan strategi transaksi berikutnya.

Di sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa prospek emas masih dibayangi oleh sentimen yang cenderung negatif. Salah satu faktor utama berasal dari penguatan dolar Amerika Serikat yang masih didukung oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada level tinggi lebih lama. Kebijakan tersebut membuat aset berbasis dolar tetap menarik di mata investor dan secara bersamaan mengurangi daya tarik emas sebagai instrumen investasi yang tidak memberikan imbal hasil.

Menurut Dupoin Futures, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury Yield) juga menjadi faktor lain yang memberikan tekanan terhadap harga emas. Ketika yield obligasi meningkat, investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen yang menawarkan tingkat pengembalian lebih kompetitif dibandingkan emas. Kondisi ini menyebabkan permintaan terhadap logam mulia berpotensi menurun sehingga ruang kenaikan harga menjadi semakin terbatas.

Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa dinamika pasar global tetap perlu dicermati karena dapat mengubah sentimen sewaktu-waktu. Rilis data inflasi Amerika Serikat, laporan ketenagakerjaan, perkembangan aktivitas ekonomi, hingga komentar dari pejabat Federal Reserve akan menjadi faktor penting yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar AS maupun harga emas. Jika data ekonomi menunjukkan perlambatan atau bank sentral mulai memberikan sinyal kebijakan moneter yang lebih longgar, tekanan terhadap emas dapat berkurang dan membuka peluang terjadinya pemulihan harga.

Selain faktor ekonomi, Dupoin Futures juga menilai bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik atau munculnya risiko baru terhadap perekonomian global masih dapat mendorong permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Namun, selama penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi tetap mendominasi sentimen pasar, potensi kenaikan emas diperkirakan masih akan terbatas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menegaskan bahwa prospek harga emas masih cenderung bearish. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas area resistance 4.102–4.179, serta masih bergerak di bawah Moving Average 21 dan Moving Average 34, tekanan jual diperkirakan tetap mendominasi pasar.

Berdasarkan kombinasi analisis teknikal dan fundamental tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan harga emas masih berpeluang melanjutkan pelemahan menuju area support 3.981 hingga 3.873, meskipun pelaku pasar tetap perlu mengantisipasi potensi volatilitas yang dipicu oleh perkembangan data ekonomi Amerika Serikat maupun dinamika geopolitik global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keberlanjutan Jadi Strategi Utama Waringin Megah dalam Mitigasi Risiko Proyek Konstruksi

    Keberlanjutan Jadi Strategi Utama Waringin Megah dalam Mitigasi Risiko Proyek Konstruksi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Waringin Megah General Contractor terus memperkuat sistem kerja berkelanjutan melalui penerapan standar internasional, pengelolaan risiko yang terarah, serta pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis prosedur. Di tengah dinamika industri konstruksi yang penuh tantangan, keberlanjutan bukan lagi sekadar komitmen, melainkan strategi utama dalam menjaga kualitas, keselamatan kerja, serta keberlangsungan proyek. Waringin Megah General Contractor terus memperkuat […]

  • LRT Jabodebek: Mengantar Ritme Baru Mobilitas Perkotaan

    LRT Jabodebek: Mengantar Ritme Baru Mobilitas Perkotaan

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 53
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek hadir sebagai bagian dari keseharian masyarakat Jabodebek, menghadirkan perjalanan yang teratur, nyaman, dan membentuk ritme baru mobilitas perkotaan yang lebih tertata. Setiap pagi, ribuan langkah bertemu di peron. Ada yang berangkat bekerja, ada yang mengejar waktu, ada pula yang sekadar ingin perjalanan yang lebih tenang. Di tengah dinamika kota yang bergerak cepat, LRT […]

  • Libur Tahun Baru Imlek, KAI Daop 4 Semarang Sediakan 83 Ribuan Tempat Duduk

    Libur Tahun Baru Imlek, KAI Daop 4 Semarang Sediakan 83 Ribuan Tempat Duduk

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 43
    • 0Komentar

    KAI Daop 4 Semarang menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan awal dari stasiun Daop 4 atau rata-rata 16.794 tempat duduk per hari selama 5 (lima) hari periode libur panjang Tahun Baru Imlek pada Jumat hingga Selasa, 13 – 17 Februari 2026. KAI Daop 4 Semarang menyiapkan sebanyak 83.970 tempat duduk kereta api keberangkatan […]

  • Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang

    Negara yang melaksanakan “PJC Bridge” semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Certify Inc. mengumumkan bahwa negara pelaksana tes kemampuan bahasa Jepang “Practical Japanese Communication Test Bridge (PJC Bridge)” telah bertambah menjadi 15 negara. Seiring meningkatnya jumlah pelajar asing, langkah ini bertujuan memperluas kesempatan sertifikasi kemampuan bahasa Jepang. Certify Inc. (berkantor pusat di Chuo City, Tokyo, dengan Direktur Utama Shigeru Takizawa) mengumumkan bahwa jumlah negara pelaksana tes […]

  • Sering Dianggap Mirip Serigala, Ini Fakta Menarik tentang Anjing Husky

    Sering Dianggap Mirip Serigala, Ini Fakta Menarik tentang Anjing Husky

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Pawfriends, siapa yang tidak terpesona melihat anjing Husky dengan mata birunya yang tajam dan bulu tebalnya yang cantik? Ras anjing satu ini memang sudah lama jadi favorit banyak orang, baik sebagai hewan peliharaan maupun sekadar idola di media sosial. Tapi sebelum Pawfriends memutuskan untuk membawa pulang anjing Husky, ada baiknya mengenal lebih dalam soal karakter, […]

  • Lulus dalam 3,5 Tahun dengan Jejak di 5 Negara — Kisah Binusian yang Memulai Perjalanan Global Sejak Tahun Pertama Kuliah

    Lulus dalam 3,5 Tahun dengan Jejak di 5 Negara — Kisah Binusian yang Memulai Perjalanan Global Sejak Tahun Pertama Kuliah

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Setiap tahun, ribuan mahasiswa Indonesia bermimpi untuk bisa merasakan pengalaman akademik dan profesional di luar negeri. Mereka ingin terlibat dalam riset global, bersaing di kompetisi internasional, dan membangun jaringan lintas budaya. Namun kenyataannya, tidak semua orang tahu harus mulai dari mana. Banyak yang sudah punya potensi, tapi tidak punya akses. Banyak yang punya semangat, tapi […]

expand_less