Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Tedy Alamsyah Kembali Dipercaya Menjadi Ketua Umum Perbarindo 2026 – 2030

Tedy Alamsyah Kembali Dipercaya Menjadi Ketua Umum Perbarindo 2026 – 2030

  • account_circle vritimes
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

JAKARTA, 21 Oktober 2026 – Tedy Alamsyah kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) periode 2026 – 2030 dalam Musyawarah Nasional (Munas) XII Perbarindo yang digelar di Jakarta pada Senin – Rabu (19 – 21 Oktober 2026). 

Tedy merupakan Ketua Umum Perbarindo periode 2022 – 2026 dan kini kembali dipercaya memimpin wadah bank perekonomian rakyat (BPR) dan bank perekonomian rakyat syariah (BPRS). Dia telah aktif di perhimpunan ini sejak 20 tahun lalu, sejak 2006. Dia pernah menduduki berbagai posisi di perhimpunan ini, yaitu sebagai Wakil Ketua Umum (2018 – 2022), Ketua Bidang Organisasi (2014 – 2018), dan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Yogyakarta.  

Munas XII Perbarindo dihadiri 498 peserta dari seluruh wilayah Indonesia. Acara dibuka dengan tarian Medley Nusantara dan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (PSM UKI) yang memukau. Selain itu juga hadir Dewan Pengawas, DPP, Dewan Pengurus Daerah (DPD), dan Dewan Pengurus Kabupaten/Kota (DPK) Perbarindo. Acara ini juga dihadiri oleh Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank Doddy Zulverdi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Dian Ediana Rae, dan Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Budi Joyo Santoso. 

Munas XII memiliki 4 agenda utama. 1) Penetapan dan peninjauan kembali AD/ART. 2) Penetapan program umum perhimpunan. 3) Evaluasi Laporan Pertanggungjawaban Dewan Pengurus Pusat (DPP). 4) Pemilihan Ketua Umum DPP dan Penetapan Dewan Pengawas dan Pengurus Harian DPP untuk periode selanjutnya (2026 – 2030). 

Selain Munas, juga diisi Seminar Nasional dengan tema “Akselerasi Peran dan Fungsi Industri BPR–BPRS sebagai Mitra Strategis UMKM untuk Meningkatkan Kontribusi Terhadap Ekonomi Nasional” oleh Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun, Pakar Ekonomi Indonesia Burhanuddin Abdullah, dan Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah OJK Ayahandayani. Dalam ajang ini, Perbarindo juga memberikan penghargaan kepada 29 mitra strategis.

“Secara resmi akan menyerahkan kembali bendera panji pataka Perbarindo kepada Ketua Umum terpilih, yaitu Bapak Tedy Alamsyah,” ujar Ketua Sidang Pleno Munas XII Joko Suyanto, Selasa (20/10/2026).

Setelah menerima bendera panji pataka Perbarindo, sebagai simbolis pelantikan Ketua Umum Perbarindo periode 2026 – 2030, Tedy Alamsyah menyampaikan, “Bismillahirahmanirrahim, saya Tedy Alamsyah Ketua Umum DPP Perbarindo terpilih periode 2026 – 2030 dengan ini menerima mandat secara simbolis bendera pataka Perbarindo. Tentunya dengan kerja sama bersama seluruh anggota Perbarindo, insyaallah kita BPR dan BPRS kembali di jalur yang tepat,” ujar Tedy.

Tedy menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Perbarindo yang secara aklamasi mempercayakan dirinya untuk kembali memimpin organisasi ini. “Saya siap mengemban mandat dari seluruh anggota Perbarindo sebagai alat perjuangan industri BPR dan BPRS sekaligus mitra strategis khususnya bagi regulator dan stakeholder lainnya,” ujar Tedy usai dilantik sebagai Ketua Umum Perbarindo.

Fokus Melayani UMKM

Dalam sambutannya, Tedy menegaskan bahwa ke depan industri BPR dan BPRS membutuhkan tata kelola yang lebih kuat, regulasi yang lebih fleksibel, dan kebutuhan transformasi digital. Menurutnya, BPR dan BPRS tetap konsisten berada di tengah masyarakat dengan mandat dan khittah untuk melayani usaha mikro dan kecil yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. “Salah satu tujuan industri BPR dan BPRS adalah memprioritaskan keberlanjutan usaha dengan melayani usaha mikro kecil di Indonesia dalam hal pembiayaan.”

Kinerja industri BPR dan BPRS hingga Juli 2026 menunjukkan perkembangan positif di tengah dinamika perekonomian dan tantangan industri keuangan. Dari sisi aset BPR tumbuh sebesar 4,25% secara tahunan, sedangkan BPRS tumbuh 12%. Dari sisi kredit dan pembiayaan, BPR tumbuh 3,12%, sedangkan BPRS naik 6,23%. Pada sisi penghimpunan dana, tabungan BPR tumbuh 4,21%, sedangkan BPRS tumbuh 10,27%. Deposito BPR tumbuh 2,14% dan deposito BPRS tumbuh 4,5%. Data ini memperlihatkan bahwa kepercayaan masyarakat tetap menjadi modal penting bagi keberlangsungan pengembangan industri BPR dan BPRS.

Dia menjelaskan, UMKM merupakan fondasi ekonomi Indonesia. Pemerintah menyebut jumlah UMKM telah melampaui 64 juta unit, berkontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB, dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja. Besarnya peran tersebut menjadikan peningkatan produktivitas, formalitas, kapasitas usaha, akses pasar, serta akses pembiayaan UMKM sebagai agenda strategis nasional.

Pada saat yang sama, kata dia, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan resiliensi. Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen sepanjang 2025 dan 5,45 persen pada semester I-2026. Untuk menjaga kualitas pertumbuhan tersebut, diperlukan penguatan sumber pertumbuhan yang lebih merata secara spasial, produktif, inklusif, dan bertumpu pada aktivitas ekonomi riil di daerah.

Menurutnya, BPR dan BPRS menempati posisi yang khas. Kedekatan geografis dan kultural, pemahaman atas karakter usaha lokal, fleksibilitas pelayanan, serta kemampuan menerapkan pendekatan berbasis hubungan membuat BPR–BPRS relevan dalam melayani pelaku UMKM yang belum sepenuhnya terjangkau bank umum atau memerlukan pendampingan lebih intensif.

“Peran BPR–BPRS tidak cukup hanya sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana dan menyalurkan kredit atau pembiayaan, tetapi perlu dikembangkan menjadi mitra strategis bagi pertumbuhan UMKM,” tuturnya.

Susunan DPP Perbarindo Periode 2026 – 2030:

–  Ketua Dewan Pengawas               : Joko Suyanto

–  Ketua Umum DPP                          : Tedy Alamsyah

–  Sekretaris Jenderal                        : Ahmad Ropik

–  Bendahara Umum                          : Evi Damayanti

Otoritas Dukung Penguatan BPR & BPRS

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Dian Ediana Rae menyampaikan, OJK akan terus berupaya mewujudkan industri BPR dan BPRS yang mampu tumbuh menjadi bank yang berintegritas, tangguh, dan kontributif dalam memberikan akses keuangan kepada UMKM dan masyarakat di wilayahnya.

“Kami senantiasa mendukung implementasi roadmap pengembangan dan penguatan industri BPR, BPRS 2024 – 2027. Salah satu kebijakan strategis yang akan terus kami dorong adalah penguatan struktur dan daya saing agar industri BPR dan BPRS dapat meningkatkan pertumbuhan kegiatan usahanya ke depan mengantisipasi dampak gejolak perekonomian, menghadapi persaingan industri perbankan, serta menjalankan fungsi intermediasi yang semakin baik kepada masyarakat dan sektor UMKM. Oleh karena itu, OJK akan konsisten mengimplementasikan ketentuan pemenuhan modal inti minimum dan konsolidasi, termasuk mendorong sinergi BPR-BPRS dengan Bank Pembangunan Daerah dalam bentuk konsolidasi BPR-BPRS yang dimiliki oleh Pemda. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi perbankan terhadap penyaluran kredit untuk level mikro dan meningkatkan kualitas penerapan tata kelola di BPR dan BPRS.”

Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank Doddy Zulverdi mengatakan, UMKM merupakan salah satu pilar penting perekonomian nasional baik dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi daerah maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“BPR dan BPRS memiliki peran strategis sebagai mitra keuangan UMKM di daerah. kedekatan dengan masyarakat, pemahaman terhadap karakteristik usaha lokal serta layanan yang lebih personal merupakan keunggulan BPR dan BPRS dalam menjawab kebutuhan pembiayaan masyarakat dan pelaku usaha. Sejalan dengan tema seminar dan Munas XII, LPS berharap BPR dan BPRS dapat terus memperkuat perannya dalam memperluas akses layanan keuangan, mendukung pertumbuhan UMKM serta menggerakkan perekonomian daerah. Kami mengajak Perbarindo dan seluruh insan BPR-BPRS untuk bersama-sama memperkuat industri ini agar semakin sehat, tangguh, dan terpercaya. Dengan industri yang kuat, kita tidak hanya menjaga kepercayaan masyarakat, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan bagi UMKM untuk berkembang dan memberikan kontribusi,” tegas Doddy.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Trading di Tengah Volatilitas dengan Fitur Auto Order, BRIDS Raih Penghargaan ICAII 2026

    Dukung Trading di Tengah Volatilitas dengan Fitur Auto Order, BRIDS Raih Penghargaan ICAII 2026

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 40
    • 0Komentar

    BRIDS meraih Anugerah Khusus Produk dan Model Bisnis ICAII 2026 melalui fitur BRIGHTS Smart Auto Order, inovasi yang membantu investor menjalankan strategi trading secara lebih terukur dan disiplin di tengah dinamika pasar. Penghargaan ini menegaskan komitmen BRIDS menghadirkan solusi investasi digital yang relevan dengan kebutuhan investor sekaligus mendukung pertumbuhan investor pasar modal yang berkualitas. Jakarta, […]

  • India Perluas Jejak Investasi di Jawa Tengah, Fokus Ekonomi Hijau hingga Industri Medis

    India Perluas Jejak Investasi di Jawa Tengah, Fokus Ekonomi Hijau hingga Industri Medis

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 74
    • 0Komentar

    SEMARANG — Hubungan ekonomi India dan Indonesia terus menunjukkan dinamika positif. Dalam kunjungan kehormatan ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menegaskan komitmen India untuk memperluas kerjasama investasi, khususnya di sektor ekonomi hijau, industri padat karya, serta layanan kesehatan dan tenaga medis profesional. Pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, […]

  • Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Minat terhadap aset kripto terus meningkat, namun banyak investor pemula masih belum memiliki strategi yang terstruktur. FLOQ menekankan pentingnya diversifikasi portofolio, manajemen risiko, serta penggunaan fitur seperti Limit Order untuk membantu investor mengambil keputusan yang lebih disiplin dan terukur. Melalui kombinasi edukasi dan pendekatan portofolio yang seimbang, investor dapat membangun fondasi investasi yang lebih stabil […]

  • Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US.146 Jadi Level Kunci

    Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Harga emas berpeluang melanjutkan penguatan setelah menyelesaikan koreksi menuju area support US$4.146. Berdasarkan analisis harian Dupoin Futures, pergerakan XAUUSD berpotensi kembali membentuk tren utama atau primary trend bullish dengan target resistance terdekat di US$4.226–US$4.253. Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, melihat level US$4.146 sebagai area penting yang dapat menentukan arah pergerakan emas selanjutnya. Selama harga mampu […]

  • CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

    CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Bittime menyoroti perkembangan CLARITY Act setelah Senat AS gagal memajukan RUU regulasi aset digital tersebut. Di tengah dinamika regulasi dan pasar kripto global, Bittime Futures turut menjadi bagian dari ekosistem Bittime untuk perdagangan kontrak futures aset kripto dengan posisi long maupun short. Bittime, Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang menghadirkan ekosistem 3-in-1 berupa Spot, Staking, […]

  • Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 88.67

    Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 88.67

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) masih bergerak dalam volatilitas tinggi di tengah ketidakpastian konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran serta prospek pembukaan kembali Selat Hormuz. Meskipun harga minyak mendapat dukungan dari kekhawatiran gangguan pasokan, analisis teknikal menunjukkan WTI masih berpotensi menghadapi tekanan bearish dalam perdagangan hari Selasa (29/9). Berdasarkan analisis Dupoin Futures, harga minyak […]

expand_less