Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat, Indodana PayLater Hadir di ‘Planet Sports Run 2026’

Dukung Gaya Hidup Sehat Masyarakat, Indodana PayLater Hadir di ‘Planet Sports Run 2026’

  • account_circle vritimes
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 51
  • comment 0 komentar

Indodana PayLater sebagai layanan Buy Now Pay Later (BNPL) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut memeriahkan acara Planet Sports Run yang dikelola oleh PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAP Active). Acara ini diikuti oleh 8.000 peserta dan berlangsung pada tanggal 15 Februari 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Untuk mendukung semangat hidup sehat di awal tahun serta memenuhi kebutuhan masyarakat yang kian antusias terhadap olahraga lari, Indodana PayLater sebagai layanan Buy Now Pay Later (BNPL) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut memeriahkan acara “Planet Sports Run” yang dikelola oleh PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAP Active). Acara ini diikuti oleh 8.000 peserta, yang terdiri dari berbagai kategori mulai dari 5K, 10K, 21.1K hingga Kids Dash. Acara ini akan berlangsung pada tanggal 15 Februari 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan. Variasi kategori tersebut memberikan kesempatan bagi setiap pelari, dari pemula hingga profesional, untuk turut berpartisipasi dalam perhelatan olahraga ini.

Iwan Dewanto, Direktur Indodana Finance, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem gaya hidup sehat di Indonesia. “Kami melihat antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari bukan sekadar tren, melainkan kesadaran akan investasi kesehatan jangka panjang. Indodana Finance, melalui layanan Indodana PayLater, hadir untuk memastikan bahwa akses terhadap perlengkapan olahraga berkualitas di Planet Sports menjadi lebih mudah dan terjangkau. Kolaborasi dalam Planet Sports Run 2026 ini merupakan langkah nyata kami dalam memberikan solusi pembiayaan yang nyaman, aman serta relevan dengan dinamika gaya hidup aktif masyarakat saat ini.”

Ade Sarah, General Manager Event & Partnership MAP Active menambahkan, “Fokus utama kami adalah memberikan pengalaman lari yang tak terlupakan, sekaligus memfasilitasi kebutuhan para peserta. Oleh karena itu, kolaborasi strategis dengan Indodana PayLater ini memberikan fleksibilitas tambahan bagi para pelari untuk memperoleh produk unggulan kami dengan lebih praktis.”

Indodana PayLater menghadirkan beragam promo spesial yang akan diterima dalam race pack untuk para peserta, sehingga memberikan kemudahan dalam membeli berbagai perlengkapan lari hingga aksesoris di seluruh gerai Planet Sports. Khusus untuk pembelanjaan di area Planet Sports Bazaar selama acara berlangsung, tersedia promo Cicilan 0% dengan pilihan tenor 3 dan 6 bulan, serta diskon 20% dengan nilai potongan hingga Rp1.000.000. Setiap peserta juga akan mendapatkan Voucher Diskon Rp100.000 di dalam race pack yang dapat digunakan dengan minimal transaksi Rp500.000 menggunakan Indodana PayLater. Voucher ini memberikan fleksibilitas lebih bagi peserta karena berlaku di seluruh gerai Planet Sports di Indonesia.

Keuntungan promo dari Indodana PayLater dapat dinikmati peserta saat pengambilan Race Pack Collection yang berlangsung pada tanggal 13–14 Februari 2026 di Mall Atrium Bintaro Xchange 2, Tangerang Selatan, dan dapat digunakan untuk berbelanja produk unggulan selama periode promo mulai tanggal 13 Februari–15 Maret 2026.

Partisipasi Indodana PayLater dalam Planet Sports Run 2026 menjadi wujud kolaborasi positif dengan para merchant partner dalam memberikan alternatif pembayaran, yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan produk olahraga unggulan secara aman. Informasi lengkap mengenai promo selama acara Planet Sports Run 2026 dapat diakses melalui https://s.indodana.id/planetsportfebmar26. Unduh aplikasi Indodana Finance melalui App Store dan Google Play untuk menikmati berbagai kemudahan belanja lainnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: vritimes

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar

    Bittime Hadirkan Flexible Staking $XAUT dan $SLVON dengan Imbal Hasil Hingga 10% APY di Tengah Koreksi Pasar

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 Maret 2026 – Gejolak kondisi pasar ekonomi global masih mengalami tekanan menyusul konflik yang terjadi antara Amerika dan Timur Tengah. Hal ini, turut berdampak pada aset-aset Real World Assets (RWA) seperti emas, silver dan minyak bumi. Bertepatan dengan kondisi ini Bittime, menyediakan fitur flexible staking bagi Tether Gold ($XAUT) dan Silver Token ($SLVON) […]

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle Editor Reputasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Strategi Influencer Marketing sebagai Pilar Penguatan Citra Brand Perusahaan Multifinance   Dalam industri multifinance, membangun dan mempertahankan citra merek yang kuat merupakan kunci keberlanjutan bisnis. Selama ini, banyak perusahaan multifinance mengandalkan mitra strategis seperti dealer otomotif, showroom kendaraan, maupun platform e-commerce untuk mendorong penjualan sekaligus membentuk persepsi merek di mata konsumen. Pendekatan ini memang efektif […]

  • PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam  Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

    PTPP Tegaskan Kesiapan Jalankan Arahan BP BUMN dan Danantara dalam Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) menyatakan komitmennya untuk mendukung dan menjalankan arahan Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) bersama Danantara dalam mempercepat langkah restrukturisasi BUMN Karya guna meningkatkan daya saing dan memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional. Komitmen tersebut disampaikan menyusul rapat yang dipimpin oleh Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony […]

  • 60% Investor Kripto RI Usia Muda, Gen Z Paling Agresif Bertransaksi

    60% Investor Kripto RI Usia Muda, Gen Z Paling Agresif Bertransaksi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Solo, 15 April 2026 — Pertumbuhan penggunaan aset kripto di Indonesia terus menunjukkan tren positif, dengan generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial muda, menjadi penggerak utama adopsi nasional. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Roadshow Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026 yang digelar di Universitas Sebelas Maret, Solo, pada tanggal 14 April 2026, hasil kolaborasi Otoritas […]

  • Digitalisasi SDM Sawit Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo Raih Pengakuan Nasional

    Digitalisasi SDM Sawit Holding Perkebunan Nusantara, PTPN IV PalmCo Raih Pengakuan Nasional

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Vrit Time
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Upaya PTPN IV PalmCo melakukan transformasi pengelolaan sumber daya manusia (SDM) berbasis digital memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Dalam ajang Indonesia Human Capital Brilliance Awards 2025 (IHCBA 2025), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara ini meraih predikat Platinum sebagai National Champion untuk kategori The Most Brilliant Human Capital Sustainability Strategy of The Year 2025. Penghargaan tersebut […]

  • Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle vritimes
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 Mei 2026 – Di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis: melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas untuk menangkap peluang.  Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar.  Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern.  Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif.  Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif.  Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas.  Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi.  Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya.  Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik.  Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Namun, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time.  “Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ.  Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. […]

expand_less